Literisasi Media di Jajaran Korem 072/Pamungkas dan Kodim 0707 Wonosobo
Literisasi Media di Jajaran Korem 072/Pamungkas dan Kodim 0707 Wonosobo
Literisasi media dalam rangka mengantisipasi dan mencegah faham Radikalisme bagi Prajurit dan PNS beserta keluarga dijajaran Korem 072/Pamungkas dan khususnya bagi anggota Kodim 0707 Wonosobo dilakukan Pada hari rabu 21 Maret 2018 oleh Mayor Caj Samsul Maarif di Makodim 0707 Wonosobo
Fenomena radikalisme yang semakin luas merambah ke dunia maya (virtual world) menunjukan masih adanya celah yang dapat dimanfaatkan oleh kelompok/organisasi radikal dan teroris dalam menyebarkan paham radikalnya. Upaya-upaya propaganda radikalisasi ini mudah menyebar keseluruh dunia karena perkembangan teknologi komunikasi, seperti maraknya berbagai aplikasi dan sarana media sosial serta kemudahan dalam mengakses berbagai situs media sosial dan media online lainnya.
Melihat fenomena tersebut, pemerintah Indonesia tentunya tidak tinggal diam, berbagai upaya telah dilakukan untuk meredam derasnya arus propaganda radikal di dunia maya. Seperti, memonitor hingga melakukan pemblokiran terhadap situs-situs yang dianggap radikal dan dapat memprovokasi masyarakat luas. Bahkan baru-baru ini pada 28 Januari 2016, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) telah melakukan pemblokiran terhadap 33 situs yang dinilai ikut menyebarkan paham radikal.ungkap Maarif
Oleh karena itu, Dandim 0707 Wonosobo Fauzan Fadli SE, memberi arahan kepada semua anggota juga keluarga Kodim 0707 Wonosobo untuk memakai sarana media sosial dengan semestinya,seperti memakai bahasa yang santun, bijak juga tidak menebar hoak juga kebencian kepada seseorang atau suatu golongan dikarnakan akan merugikan diri sendiri juga dengan adanya UU ITE yang kini menjadi suatu tindakan dalam hukum.
Menangkal paham radikalisme yang dapat berkembang menjadi tindakan terorisme yang disebarkan melalui propaganda di dunia maya memang tidaklah mudah. Tetapi apapun alasannya, harus kita lawan dengan intensitas pemahaman tentang literasi media yang baik. Sehingga masyarakat dapat cerdas dalam memilih dan menilai suatu informasi/pemberitaan di media, agar pola penyebaran paham radikal di dunia maya menjadi tidak berarti. Pendim0707
Komentar
Posting Komentar