Pemerintah Kabupaten Wonosobo Gelar Coffee Morning, Perkuat Koordinasi Jaga Kekondusifan Daerah

Wonosobo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo menggelar acara coffee morning dalam rangka evaluasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta upaya menjaga kekondusifan daerah. Acara yang berlangsung di Pendopo Belakang Bupati ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Bupati Wonosobo Afif Nur Hidayat, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, dan Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan. (9/9/2025)


Dalam sambutannya, Letkol Inf Yoyok Suyitno menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berita negatif yang tersebar cepat di media sosial. Ia menyoroti adanya pihak-pihak yang berupaya memprovokasi dan membenturkan antara TNI, Polri, dan aparat lainnya.

"Alhamdulillah, Wonosobo tergolong aman meskipun banyak aksi demo terjadi di daerah lain. Kami TNI dan Polri sangat solid, sinergitas kami tidak diragukan lagi. Kami berharap isu berita negatif tentang upaya memecah belah persatuan dapat kita antisipasi bersama," ujar Letkol Yoyok. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi rutin antar-aparat intelijen untuk melakukan deteksi dini dan cegah dini demi menjaga ketertiban umum.

Bupati Wonosobo, Afif Nur Hidayat, menyampaikan apresiasinya kepada unsur intelijen atas kerja keras mereka yang berhasil menjaga keamanan daerah saat terjadi aksi demo. Ia juga mengungkapkan bahwa Pemkab Wonosobo telah melakukan sosialisasi kepada para pengemudi ojek online (ojol) dan pedagang terkait isu kenaikan retribusi.


"Kami sudah sosialisasikan kepada para driver ojol dan pedagang bahwa di Wonosobo tidak ada kenaikan retribusi. Kami juga akan menyiapkan waktu untuk audiensi dengan mereka," jelas Bupati Afif.

Selain itu, Bupati Afif juga menyoroti berbagai program pemerintah pusat yang telah membuka banyak lapangan pekerjaan. Ia menambahkan, ke depannya, kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) akan melibatkan mahasiswa dan masyarakat secara langsung untuk menjamin transparansi.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, mengamini pernyataan tersebut. Ia menyebut bahwa kegiatan seperti ini sangat positif karena Kamtibmas tidak bisa diwujudkan sendirian.


"Kita harus memperkuat koordinasi dan komunikasi mulai dari level desa sampai tingkat atas untuk mengantisipasi suatu permasalahan agar tidak melebar dan menjadi isu publik yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab," kata AKBP Kasim. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Wonosobo yang telah memfasilitasi acara ini, yang menjadi wadah kolaborasi untuk mencegah isu-isu negatif di masyarakat.

Pendim0707

Komentar